Browse By

Ramah Lingkungan kah Teknologi Mobile?

Dalam masyarakat modern, energi adalah pusat dari banyak perdebatan sosial-ekonomi. Teknologi adalah yang paling jelas berada di garis depan diskusi. Karena semua perangkat elektronik harus membutuhkan listrik agar berfungsi. Greenpeace telah menghasilkan laporan yang membuat kita semua berpikir. Jadi, mari kita membuka mata dalam subjek ini dan melihat apakah kita cukup ramah lingkungan sebagai pengguna smartphone.

Apa itu Energi?

Menurut definisinya, Energi adalah :

“ Daya yang berasal dari pemanfaatan sumber daya fisik atau kimia, terutama untuk memberikan cahaya dan panas atau untuk membuat mesin bekerja “

Ada berbagai jenis energi: beberapa bersih, dan yang lain agak kurang bersih karena mereka meninggalkan dampak pada lingkungan. Energi nuklir, misalnya, bukan termasuk energi bersih, sementara hidrolik adalah salah satu sumber energi alternatif terbaik dalam hal ramah lingkungan. Oleh karena itu demi kepentingan semua orang, memilih energi bersih sebanyak mungkin dapat membatasi risiko untuk diri sendiri, orang lain dan Bumi tempat kita hidup. Mengapa kita tidak memilih menggunakan energi bersih 100 persen? Beberapa jenis energi, seperti pembangkit listrik tenaga nuklir, memiliki keunggulan tertentu, seperti kepraktisan dan efisiensi, yang kadang-kadang lebih penting daripada efek buruknya.

Bagi kami, penggemar teknologi, energi jelas merupakan elemen penting karena memungkinkan kita untuk menggunakan smartphone dan gadget, serta secara tidak langsung, menggunakan banyak layanan, seperti penyimpanan cloud dan media sosial.

Seberapa Ramah Lingkungan kita sebenarnya?

Bila kamu menggunakan smartphone, kamu mengirim dan menerima data. Transfer informasi antara banyak perangkat untuk mencapaimu, sehingga menggunakan ponsel memiliki dampak yang lebih luas dari yang kamu bayangkan. Server, pusat data, baterai ponsel dan lainnya butuh energi entah darimana.

Kamu pasti tidak akan terkejut bahwa kegiatan yang paling menghabiskan energi adalah streaming video dan media sosial. Karena kedua hal ini menjadi semakin populer, meningkatkan penggunaan dan konsumsi energi juga. Jadi, menonton Youtube nonstop dan online di Facebook 24/7 tidak hanya memakan paket data ponselmu, itu akan menyakiti lingkungan lebih dari yang kamu sadari. Tapi, jenis energi apa yang digunakan perusahaan seperti Google dan Facebook? Tidak semuanya energi bersih.

Rangking Greenpeace

ramah lingkungan rangking greenpeace

© Greenpeace

Dari pembuatan smartphone hingga penggunaannya oleh tanganmu sendiri, energi digunakan setiap langkah dari proses. Saat ini, banyak perusahaan teknologi fokus pada energi terbarukan karena menawarkan berbagai manfaat, tapi tidak semua mau menggunakannya. Greenpeace memeriksa masalah dan menciptakan rangkingnya sendiri dalam rangka untuk menyajikan kita dengan perusahaan teknologi yang paling ramah lingkungan.

Di posisi pertama, saya menemukan Apple. Greenpeace memberikan A (skor maksimum). Di tempat kedua, kita menemukan Facebook yang juga mendapat nilai A, diikuti oleh Google yang memiliki rating sama. Di tempat keempat, kita menemukan Salesforce sedikit di atas Microsoft dan Adobe, ketiganya mendapatkan rating B.

Apple, Google dan Facebook boleh dikritik di berbagai bidang, tetapi tidak ketika berbicara soal energi terbarukan. Ini juga merupakan tahun ketiga di mana Apple berada di posisi pertama.

[interaction id=”588689e48ab36a3115d0b759″]

Apakah kita, pengguna smartphone cukup sadar berapa banyak energi yang kita habiskan? Bagaimana kita bisa lebih sadar akan dampak lingkungan dari penggunaan sehari-hari teknologi?

ikutilah aku

yerimia

Seseorang yang lebih menyukai gadget daripada makan 3 kali sehari.
Sekarang, dia sedang mengemban tugas suci untuk membuka mata para pembaca mengenai gadget dan game.
ikutilah aku

One thought on “Ramah Lingkungan kah Teknologi Mobile?”

  1. Pingback: Yerimia , (yerimia) | Pearltrees
  2. Trackback: Yerimia , (yerimia) | Pearltrees

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: