Browse By

Alasan tidak membeli Galaxy Note 7

Banyak flagship yang muncul dalam beberapa bulan ini, dan Samsung merupakan salah satunya. Kamu mungkin sadar bahwa Galaxy Note 7 terlihat sangat menarik. Tapi, saya tidak berniat untuk membelinya.

Sebelum kamu menceramahi saya, ada hal yang perlu diklarifikasi. Opini ini adalah opini saya secara personal. Mungkin ada beberapa dari kalian yang kurang setuju dengan saya. Itu adalah hal yang baik karena itulah yang membuat ekosistem Android menjadi kaya.

Satu hal lagi, saya bukan seorang ‘haters’ Samsung. Memang, saya tidak menyukai semua smartphone Samsung, tapi jujur, belum ada produsen smartphone Android yang 100% memikat hatiku.

Harga Galaxy note 7 Terlalu Tinggi

Tidak bisa dipungkiri lagi, alasan utama saya tidak membeli Galaxy note 7 adalah karena harga. Pada saat ada banyak yang lebih murah, Samsung bersikeras menawarkan smartphone dengan harga selangit. Walaupun Apple juga melakukannya, tapi memang tetap ada orang yang membelinya.

galaxy note 7 main

Tapi ingat hukum permintaan dan penawaran. Memang kalau ada seseorang yang mau membelinya, saya tidak bisa melarangnya. Masalahnya disini adalah para produsen mengeksploitasi keinginan kita. Sekali seseorang menjadi pelanggan, dan mereka berhasil diyakinkan untuk membeli suatu merk smartphone, mereka akan membayar berapapun harganya, titik. Dalam hal ini Samsung berhasil mendapatkan pembeli jenis ini, mematok harga tinggi tanpa membuat orang tersebut merasa sadar sedang dihisap darahnya.

Poin yang ingin saya katakan adalah, saya tidak ingin menghabiskan uang sekitar 13 juta hanya untuk sebuah smartphone. Menurutku, ini adalah sesuatu yang berlebihan. Meskipun begitu, setiap orang bebas untuk membeli apa yang mereka inginkan.

Galaxy Note 7 tidak cocok dengan kebutuhanku

Saat membaca bagian pertama, kamu mungkin berpikir bahwa desain dan spec dari Note 7 sesuai dengan bandrol harganya. Dalam banyak hal, ini memang tepat. Perangkat tersebut memang luar biasa dalam banyak hal, dan saya harus mengakui bahwa menggunakannya akan memberikan pengalaman yang pantas.

Saya sama sekali tidak meragukan performa yang ditawarkan Samsung Galaxy note 7. Yang mengusik saya adalah bagi kebanyakan pengguna, performa ini tampaknya berlebihan. Mungkin kamu pernah mendengar Gfk Study yang memberikan hasil penelitian yang menarik mengenai apa yang biasanya pengguna smartphone lakukan dengan smartphone mereka :

  • 22 Persen untuk menonton video, mendengar musik, browsing, dan bermain game
  • 22 persen untuk berkirim pesan
  • 22 persen untuk menelpon
  • 10 persen untuk sosial media
  • 10 persen untuk email

Dan satu hal lagi, layarnya terlalu besar. Ukuran layar ideal bagi saya adalah sekitar 5,0-5,3 inci. Note 7 dengan 5,7 inci terasa kurang nyaman dipegang.

TouchWiz

Galaxy note 7 2

Ini hanya soal selera. Pada dasarnya, saya tidak menyukai TouchWiz. Meskipun begitu, TouchWiz sudah berevolusi. Kamu masih ingat Galaxy S5? Pada waktu itu TouchWiz terlihat sangat kacau.

Untungnya, semua sudah berubah dan TouchWiz sudah lebih baik. Kita bisa melihat perbaikannya pada S6 dan S7, dan semuanya kembali berubah pada Note 7. Secara visual, sekarang lebih enak dilihat.

Tapi TouchWiz tetap saja TouchWiz. Komposisi warnanya tetap terasa aneh, dan kita selalu menemukan aplikasi pre-install yang tidak berguna ( untungnya, sekarang jumlahnya sudah lebih sedikit ). Dan jangan mengharapkan Update Android nougat dengan cepat, kecuali Samsung menyediakannya lebih cepat.

Karena alasan-alasan inilah, saya tidak merasa tertarik sama sekali untuk membeli Galaxy Note 7. Bagaimana denganmu? Apa kamu berencana membelinya?

Jika artikel ini terasa menarik bagimu, klik tombol share di pojok kanan bawah dan pojok kanan atas dari artikel ini.

ikutilah aku

yerimia

Seseorang yang lebih menyukai gadget daripada makan 3 kali sehari.
Sekarang, dia sedang mengemban tugas suci untuk membuka mata para pembaca mengenai gadget dan game.
ikutilah aku
%d blogger menyukai ini: